
Senin, 15 Juni 2009
Sabtu, 13 Juni 2009
''PESAN ISTRI KEPADA SUAMINYA SEBELUM MATI''
''Bang................
matilah mati nanti dalam tanda
titik
Jangan tanda seru
atau
tanda tanya
....................................
kelak kan ku tancapkan
melati garis lurus
di dada kuburmu
agar wangi
meski tak teduh''
(Lelaki itu diam,tak
berbalas kata
lantaran
menahan perih
luka
dihatinya)
sesa'at tak jadi hujan,Berastagi,13 Juni kosong 9
matilah mati nanti dalam tanda
titik
Jangan tanda seru
atau
tanda tanya
....................................
kelak kan ku tancapkan
melati garis lurus
di dada kuburmu
agar wangi
meski tak teduh''
(Lelaki itu diam,tak
berbalas kata
lantaran
menahan perih
luka
dihatinya)
sesa'at tak jadi hujan,Berastagi,13 Juni kosong 9
Jumat, 12 Juni 2009
''Kepada.....''
Peri kecil
Sudah sembuh kah lukamu?
Ku tanyakan lantaran
kemarin kau nyatakan
tentang jiwa yang resah
Peri kecil
Sudah kau petik kah melatimu?
Kutanyakan lantaran
kemarin kau tawarkan
tentang luka yang
menganga
Peri kecil
Jalani jalanmu
Engkau tak sendiri
(Puisi pendek kepada hayal,12 Juni '09)
Sudah sembuh kah lukamu?
Ku tanyakan lantaran
kemarin kau nyatakan
tentang jiwa yang resah
Peri kecil
Sudah kau petik kah melatimu?
Kutanyakan lantaran
kemarin kau tawarkan
tentang luka yang
menganga
Peri kecil
Jalani jalanmu
Engkau tak sendiri
(Puisi pendek kepada hayal,12 Juni '09)
''KU HANYA...............''
Ku hanya ingin dengarkan
suaramu
sekali saja
tak lebih dari itu
Tidakkah kau izinkan?
Ku hanya ingin sapamu
sedetik saja
tak lebih dari itu
Tidakkah kau hiraukan?
Ku hanya ingin tau
kabarmu
tak lebih dari itu
Tidakkah kau bukakan?
Ku hanya ingin
sebelum ku
bisu
hingga bulan tenggelam
(Galau ada, 12 Juni '09)
suaramu
sekali saja
tak lebih dari itu
Tidakkah kau izinkan?
Ku hanya ingin sapamu
sedetik saja
tak lebih dari itu
Tidakkah kau hiraukan?
Ku hanya ingin tau
kabarmu
tak lebih dari itu
Tidakkah kau bukakan?
Ku hanya ingin
sebelum ku
bisu
hingga bulan tenggelam
(Galau ada, 12 Juni '09)
Langganan:
Postingan (Atom)





