Kamis, 15 Januari 2009

Bunga Rumput (02)



''Hai...Sahabat.....''Pa kabar? Rehat sejenak, kali ini aku datang membawa hadiah yang sangat-sangat sederhana.
Setelah aku hadiahkan Bunga Rumput part 1,kali ini aku datang dengan Bunga Rumput part 2.

Sederhana sekali, dengan''Jepretan'' sebisanya, kamera ketengan NIKON COOLPIX S520; dengan setelan close-up siang hari,....jepret...jepret...jadi deh foto rumput yang sedang asyik bercanda ria me''lahir''kan bunganya.
Ternyata gulma yang kita anggap musuh petani,tak selamanya tidak bersahabat dengan kita.
Artinya; bencilah sepantasnya (''NGlagu lu kang....'')

Ok, tetap positif dan mari terus berkarya SEBISANYA.
Amin

Rabu, 14 Januari 2009

COREOPSIS




''Cemburu ya mas?'', pertanyaan yang menggelitik.
''......nggak ah, pengen aja''. ALL.....YELLOW,demikian yang selalu didengung-dengungkan teman saya ketika bunga si kuning jelita ini sedang mekar-mekarnya.
Jenis bunga ini didaulat sebagai bunga yang tidak terlalu manja; karena bunga ini juga dikategorikan masuk ke jenis bunga WILD FLOWER.
Warna bunganya akan lebih cerah bila ditanam di daerah dengan ketinggian 700-1500 dpl.
''Truzzz, perkembang biakannya gimana?''.
Pertanyaan yang ''SUPER'' kata Mario Teguh, (nggak nyambung). Gampang banget, bisa dengan biji atau lebih lazim dikembangkan dengan pemisahan anakannya.
Umur tanaman yang tidak terlalu lama, akan segera mengeluarkan bakal bunga setelah 2,5-3 bulan ditanam di lapangan.
Tapi yang perlu diperhatikan,coreopsis ini sebaiknya ditanam di lokasi yang tidak terlindung.
Sangat bagus ditanam untuk taman yang luas dan ditanam sebagai hamparan. Segera setelah umur tanam mencapai 3,5-4 bulan, ALL YELLOW akan muncul sesuai janjinya.
Satu hal yang sangat menyenangkan adalah kita tidak terlalu direpotkan dengan hama atau penyakit yang bakal menyerang si kuning ini,kalaupun ada biasanya hanya penyakit bercak daun.

Sahabat, jangan terlalu gengsi untuk menanam coreopsis yang selalu diidentikkan dengan ''bunga kampung-an '' ini. Yang penting saat FULL BLOOM, wah....kita bakal kasmaran deh, dan jadi cemburu.


Jumat, 09 Januari 2009

Dadap Merah (Erythrina crista-galli)




"Mas, warna bunganya kok kayak bibir yang dipoles lipstik merah merona ya?"
'Ngrayu !!"

Hallo, kali ini saya mau berbagi kebahagiaan lewat bunga.
(Bunga apa tuh?) Dadap Merah, atau bahasa latinnya Erythrina crista-galli;keren ya?
Tanaman yang tidak perlu perawatan khusus ini sangat-sangat mudah dikembangkan, cukup dengan membuat stekan, tapi pengalaman yang terindah saya adalah mengembang biakkan dengan cara mencangkok.
wiu..serius friend.
Pada awalnya saya ragu untuk mengerjakannya, mengingat batangnya yang gampang patah (kata lain dari rapuh) dan durinya yang lumayan ''nyelekit'' jika tersentuh kulit.
Tapi akhirnya dengan segala kekuatan tenaga,karena batang yang harus dicangkok sebagian batang atas,maklum tanaman dadap merah ini gampang BONGSOR alias cepat besarnya.
Sehari setelah pengupasan kulit batang kira-kira 8-10 cm, keesokan harinya barulah dilakukan eksekusi pembungkusan dengan plastik dan media tanah:pupuk kandang:pasir 1:1:1, setelah itu ditunggu selama 1 bulan.
Akar-akar putih mulai menggelembung menyembul transparan diantara plastik pembalut.
Ops, jadi deh. Kalau mau lebih kuat lagi, kita tunggu hingga 2 bulan,baru kita tanam langsung ke lapangan atau jika akan dipindahkan ke daerah yang agak jauh kita tanam terlebih dahulu ke polybag.
Gampang banget mas?, ya, dadap merah tak terlalu manja, saya mengibaratkan gadis Ndeso yang polos, kemayu, tapi tahu diri. Kok?
Ada yang minat? Silahkan ber-eksperimen ria sendiri.

''DIAM'' ( I )


Sahabat.........
Diammu aku tak mengerti
berfikir
kah
atawa sekedar kosong
Karena bersit di keningmu polos
tak bergaris

Sahabat.............
Diammu tak dapat kubaca
lebih jauh
lantaran antara memikir dan merenung
tak dapat dibedakan

Sahabat............
Sudahlah sudahi yang tak pasti tentang
kemarin
Esok saja kita belum tau
apa yang akan dituangkan oleh Gusti

Sahabat.........
Goresi yang galau jadi
pernik warna-warni
Aku tau
garis segaris yang kau miliki berharga sekali

(Gerimis Pagi,09 Januari '09)

Senin, 22 Desember 2008

''MOTHER DAY''


(PESAN IBU KEPADA ANAK-ANAKNYA)

Jangan lagi di''CUNGKILI''
yang telah hilang
anakku
Sesal tak harus berlanjut
Bukankah t'lah Ibu katakan
matahari saja tak pernah mengeluh memanasi bumi
Tak perlu kau bawakan sekeranjang bunga melati untukku
Kehadiranmu dengan cucu-cucuku saja sudah melapangkan
hatiku

Jangan lagi di''kuliti''
masa lalumu
paruhan jiwaku


Mata air saja setia menyusuri hutan
bebatuan,dicampuri sampah
'tuk bertemu muara

Anakku
Nyanyikan lagu
sesukamu


(Mother Day,Dec 22 08)

Daftar Blog Saya